Kemerahan pada kulit yang terbakar sinar matahari biasanya dapat diatasi dengan larutan garam.
Kemerahan pada kulit yang terbakar sinar matahari biasanya disebabkan oleh reaksi inflamasi lokal pada kulit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet yang berlebihan yang membakar kulit. Seringkali reaksi inflamasi ini ditandai dengan eritema atau bahkan kemerahan dan bengkak. Pada kasus yang sangat parah, kulit dapat pecah dan mengeluarkan cairan.
Dalam kasus kemerahan pada kulit yang terbakar sinar matahari, penggunaan saline untuk area yang terbakar sinar matahari dengan kompres dingin, secara efektif dapat mengecilkan kapiler lokal. Setelah kapiler menyusut, reaksi inflamasi lokal pada kulit juga dapat diredakan secara efektif. Ini juga dapat memberikan efek menenangkan pada kulit.
Saat menggunakan larutan garam untuk kompres dingin, perlu diperhatikan untuk melakukannya di tempat yang sejuk agar kulit tidak terbakar sinar ultraviolet untuk kedua kalinya. Jika gejala tidak membaik setelah penggunaan air garam, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk menerima perawatan sesegera mungkin.