Indikasi Hepatitis akut dan kronis, sirosis, perlemakan hati, gangguan kandung empedu, pankreatitis, hiperlipidaemia, penyakit jantung koroner, hipertensi, obesitas, diare, kegemukan, dll. Prinsip diet 1. Lemak (1) Pembatasan ringan: kurang dari 25% dari total energi (kurang dari 50g), total lemak dalam diet harus dihitung secara teratur. (2) Pembatasan moderat: lemak menyumbang kurang dari 20% dari total energi dan jumlah total lemak harus dikontrol hingga kurang dari 30g. Misalnya: pasien yang baru sembuh dari kolesistitis, pasien dengan malabsorpsi lemak. (3) Pembatasan parah: asupan lemak di bawah 15g, misalnya pasien dengan pankreatitis akut, kolesistitis akut, dll. 2. Larang penggunaan gorengan, daging berlemak, lemak babi, dan makanan ringan yang mengandung banyak lemak; metode memasak harus dikukus, direbus, direbus, dan direbus. 3. Ringan dan tidak terlalu merangsang: makanan harus ringan, tidak terlalu merangsang, dan mudah dicerna, dengan porsi makan yang lebih sedikit jika perlu. 4. Makanan yang tersedia: beras, tepung terigu, mie, millet, tahu, susu kedelai, berbagai sayuran, susu rendah lemak, susu skim, putih telur, ikan, udang, teripang, ubur-ubur, daging kelinci, unggas yang dihilangkan lemaknya.