Ada berbagai macam disinfektan untuk melawan virus corona baru. Disinfektan yang mengandung klorin, seperti 84, asam perasetat, alkohol 75%, eter, dan kloroform, dapat mendisinfeksi. Alkohol itu sendiri mudah terbakar, jadi penting untuk mencegah pembakaran dan ledakan saat penyemprotan. Kloroform dan eter juga sangat mudah menguap dan keduanya bisa mudah terbakar. Disinfektan yang mengandung klorin memiliki efek pemutihan dan dapat menyebabkan perubahan warna ketika disemprotkan pada permukaan pakaian. Jika terlalu pekat dalam proporsi yang salah, dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Metode yang lebih sederhana adalah desinfeksi dengan panas dan sinar ultraviolet. Sumber: Dr Yurai