Sebagian besar kemerahan dan bengkak pada lengan setelah vaksinasi DPT adalah reaksi samping dari vaksin, yang merupakan hal yang normal, dan beberapa di antaranya dapat disebabkan oleh alergi, infeksi, dan kelainan lainnya. 1. Reaksi yang merugikan: Vaksin DPT termasuk dalam jenis agen biologis, yang merupakan zat asing bagi tubuh manusia, dan akan menghasilkan reaksi kekebalan ketika disuntikkan ke dalam tubuh, yang dapat menyebabkan reaksi peradangan lokal seperti kemerahan, bengkak dan nyeri. Oleh karena itu, kemerahan dan bengkak pada lengan setelah vaksinasi DPT adalah hal yang normal. 2. Infeksi: Setelah melakukan vaksinasi DPT, perawatan luka lokal tidak dilakukan dengan baik, sehingga membuat bakteri patogen masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi, yang juga dapat menyebabkan kemerahan dan bengkak pada lengan. Ini tidak normal, dan luka tersebut perlu dirawat. 3. Alergi: Jika terjadi kemerahan dan bengkak pada lengan setelah vaksinasi, dan juga terdapat ruam, gatal, bahkan pembengkakan pada bibir dan kesulitan bernapas, maka hal ini tidak normal dan perlu segera diobati, dan reaksi alergi yang serius dilarang untuk divaksinasi lagi. Jika lengan Anda merah dan bengkak setelah vaksinasi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter profesional dan merawatnya di bawah bimbingan dokter profesional.