Untuk apa tes nefrografi dilakukan?

Nefrografi umumnya digunakan untuk mengetahui apakah pasien memiliki lesi organik pada saluran kemih, apakah ureter paten atau tidak, apakah ada tuberkulosis ginjal dan tumor ginjal, serta untuk mengetahui fungsi ekskresi ginjal. Nefrografi, juga dikenal sebagai pielografi intravena, mengacu pada injeksi intravena media kontras, yang diekskresikan ke dalam saluran kemih melalui ginjal untuk mengamati seluruh lesi saluran kemih, dan secara tidak langsung dapat memahami fungsi penyaringan dan fungsi konsentrasi ginjal. 1. Lesi organik: Biasanya, ini termasuk lesi ureter, kandung kemih dan ginjal, dan cacat pengisian dapat diamati setelah lewatnya media kontras. 2. Patensi ureter: Nefrografi dapat digunakan untuk mengetahui patensi ureter, yaitu apakah ada obstruksi, dan untuk menentukan apakah ada tumor atau batu. 3. Apakah ada tuberkulosis ginjal dan tumor ginjal: kerusakan pelvis ginjal dan kelopak ginjal yang disebabkan oleh tuberkulosis ginjal, pielonefritis kronis, dan tumor pelvis ginjal juga memiliki perubahan yang khas. 4. Fungsi ekskresi ginjal: Pyelogram intravena tidak hanya dapat mengetahui kelainan saluran kemih, tetapi juga secara efektif menilai fungsi ekskresi ginjal. Silakan pergi ke rumah sakit biasa untuk melakukan pielografi intravena seperti yang diresepkan oleh dokter agar tidak mempengaruhi diagnosis dan pengobatan.