Pasien wanita dengan paraplegia harus merawat tubuh bagian bawah mereka dengan memperhatikan pembersihan dan perawatan urin dan feses, menjaga perineum tetap bersih dan kering, serta menghindari pembersihan yang berlebihan dan penggunaan zat-zat yang menyebabkan iritasi.
Untuk pasien lumpuh wanita, cara umum untuk merawat perineum termasuk menjaganya tetap bersih dan membilasnya dengan benar setelah buang air besar. Pembersihan perineum secara normal sudah cukup, tanpa perlu pembersihan yang berlebihan dan berulang-ulang setiap hari, dan penggunaan bahan pembersih dalam jumlah besar pada perineum tidak dianjurkan.
Cobalah untuk memilih bahan katun yang bernapas, nyaman dan murni untuk pakaian dalam. Hindari kontak perineum dengan bahan yang menyebabkan iritasi dan cobalah memilih bahan yang tidak menyebabkan iritasi, jika tidak, alergi akan mudah terjadi.
Untuk pasien wanita dengan paraplegia, perawatan urin dan feses sangat penting. Pasien harus menjaga jumlah urin dan secara aktif mencegah infeksi saluran kemih. Kebiasaan buang air kecil dan buang air besar yang baik harus dikembangkan, dan buang air besar harus teratur dan tepat waktu.
Pasien yang dapat mengontrol buang air kecil dan buang air besar sendiri, mengambil posisi terlentang di tempat tidur. Untuk pasien yang mengompol, gantilah pembalut orang dewasa tepat waktu. Jaga agar sprei, selimut, dan pakaian tetap nyaman dan bersih.
Selama perawatan, jika pasien mengalami komplikasi atau ketidaknyamanan lainnya, dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis di bawah bimbingan profesional medis.