Pemeriksaan rekonstruksi tiga dimensi adalah efek dari mengkonfigurasi ulang tubuh yang berdiri melalui pemrosesan komputer, yang membantu dalam diagnosis dan pengobatan. Rekonstruksi tiga dimensi adalah mengubah gambar dua dimensi tradisional menjadi informasi gambar tiga dimensi yang dapat diputar melalui pemrosesan sinyal digital. Melalui teknologi rekonstruksi tiga dimensi, lesi dan lokasi spasial, ukuran, bentuk tempat pemeriksaan, serta hubungan spasial antara organ di sekitarnya, pembuluh darah, dan pembuluh getah bening dapat ditentukan. Dengan perkembangan teknologi medis modern, teknologi ini banyak digunakan. Khususnya untuk pasien dengan lesi vaskular, neuropati, dan lesi tumor, teknologi ini dapat membantu dokter memahami kondisi pasien secara luas, sehingga dokter dapat lebih baik dalam melakukan tindakan pengobatan yang sesuai untuk membantu pasien pulih. Jika rekonstruksi 3D diperlukan di klinik, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ini di bawah operasi dokter profesional.