Gejala sebelum kematian pada pneumonia berat

Pneumatitis adalah jenis pneumonia khusus, yang terutama terlihat pada pasien yang terbaring di tempat tidur, gangguan sistem kekebalan tubuh, dan memiliki kemampuan perlindungan jalan napas yang buruk. Pasien-pasien ini biasanya kurang beraktivitas, sehingga kemampuan mereka untuk mengeluarkan dahak menjadi lebih lemah, yang akan menyebabkan stagnasi dan edema paru-paru bagian bawah, yang akan dikombinasikan dengan infeksi bakteri dan menyebabkan terjadinya pneumonia. Pasien dengan pneumonia biasanya lebih banyak terkena pada kedua paru-paru bagian bawah, dan tidak mudah untuk mengeluarkan dahak, yang sering kali menyebabkan akumulasi dahak di bronkiolus terminal, yang menjadi media kultur bakteri dan membuat peradangan sulit untuk dikontrol. Gejala yang mendahului kematian akibat pneumonia yang rumit sering kali meliputi demam, batuk, dahak yang tidak dapat dengan mudah dibatukkan, sesak napas, dan bahkan sianosis pada bibir dan wajah. Pasien dengan pneumonia berat harus lebih aktif, bahkan jika mereka tidak dapat bergerak sendiri, mereka dapat lebih sering duduk di kursi roda, yang akan mengurangi terjadinya pneumonia berat, dan juga meningkatkan drainase dahak.