Penyebab tonjolan bola mata pada pasien rabun jauh terutama mencakup deformasi kulit sudut mata bagian dalam akibat kompresi nosepiece kacamata dan pemanjangan sumbu mata. Jika pasien rabun jauh memakai kacamata dalam waktu yang lama dan bobot kacamata terlalu berat, maka nosepiece akan menekan kulit sudut dalam mata, mengakibatkan depresi kulit lokal, sehingga bola mata akan terlihat relatif menonjol. Pasien miopia biasanya disertai dengan pemanjangan sumbu mata, umumnya setiap 300 derajat miopia, panjang sumbu mata akan bertambah 1 mm, yaitu diameter bola mata akan melebar 1 mm, menyebabkan bola mata menjadi lebih besar, yang pasti akan menyebabkan tonjolan bola mata, semakin tinggi derajat miopia, tonjolan bola mata akan semakin terlihat jelas. Jika pasien rabun memiliki bola mata yang menonjol, mereka harus pergi ke departemen oftalmologi rumah sakit tepat waktu, dan didiagnosis oleh dokter melalui pemeriksaan terperinci untuk memastikan penyebab spesifiknya, dan kemudian mereka dapat melakukan perawatan yang ditargetkan untuk menghilangkan gejalanya.