Alpukat, yang secara ilmiah dikenal sebagai alpukat karena bentuknya yang seperti kepala buaya, sebenarnya adalah buah. Buah ini mengandung banyak lemak, yaitu tinggi kalori, oleh karena itu dinamakan susu hutan. Fungsi pencernaan bayi dalam minggu pertama kehidupannya belum berkembang dengan baik dan mengonsumsi buah yang mengandung kalori tinggi dan serat yang tidak larut dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Setelah usia satu tahun, perkembangan pencernaan bayi berangsur-angsur matang dan ia dapat makan alpukat. Namun, sebaiknya tidak dimakan setiap hari atau dalam jumlah banyak sekaligus. Anda harus makan 1 buah alpukat setiap dua hari sekali atau setiap 2 hari sekali. Karena mengandung banyak kalori, makan terlalu banyak dapat menyebabkan obesitas pada bayi. Selain itu, jika Anda makan banyak serat kasar secara terus menerus, hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada bayi Anda.