Air kuning yang keluar dari alergi telinga sebagian besar merupakan eksim pada saluran pendengaran eksternal, yang berhubungan dengan eksudasi inflamasi pada saluran pendengaran eksternal setelah kontak dengan alergen.
Eksim pada saluran pendengaran eksternal biasanya berhubungan dengan faktor alergi, yang sering kali disebabkan oleh kontak dengan zat-zat yang menyebabkan alergi, seperti kosmetik, sabun, susu, telur, makanan laut, obat-obatan, dan alergen lainnya. Gejala utamanya adalah gatal pada kulit saluran pendengaran eksternal dan keluarnya cairan kekuningan, yang sebagian besar berupa cairan encer berwarna kekuningan.
Air kuning disebabkan oleh pelebaran dan penyumbatan pembuluh darah di bawah kulit liang telinga, yang mengakibatkan edema kulit dan reaksi inflamasi perivaskular, yang menyebabkan eksudasi dan infiltrasi eosinofil dan limfosit, yang juga dapat dimanifestasikan sebagai degenerasi jaringan dan nekrosis. Alergen harus dijauhkan dari kehidupan sehari-hari, dan obat-obatan seperti loratadine dapat dikonsumsi di bawah bimbingan dokter pada tahap akut.
Disarankan agar pasien disarankan untuk memeriksa kondisi mereka tepat waktu dan membuat rencana perawatan yang tepat di bawah bimbingan dokter.