Dengan perkembangan masyarakat, laju kehidupan dan pekerjaan yang semakin cepat dan meningkatnya tekanan psikologis, semakin banyak orang yang berada dalam kondisi “kurang sehat” dan banyak penyakit yang menunjukkan tren yang lebih muda. Dalam beberapa tahun terakhir, pemeriksaan kesehatan menjadi semakin penting bagi masyarakat. Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, Kitab Klasik Penyakit Dalam Kaisar mengusulkan bahwa dokter teratas harus mengobati penyakit yang tidak diobati, dokter menengah harus mengobati penyakit yang diinginkan dan dokter terbawah harus mengobati penyakit yang sudah ada. Artinya, dokter yang paling terampil bukanlah dokter yang pandai mengobati penyakit, tetapi dokter yang dapat mencegahnya. Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan kesehatan? Pemeriksaan kesehatan adalah pemeriksaan tubuh secara menyeluruh untuk mendeteksi dan melakukan intervensi jika tidak ada penyakit yang terlihat jelas. Pemeriksaan ini merupakan deteksi dini, pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit. Jadi, bagaimana wanita harus memilih dari berbagai macam pemeriksaan kesehatan dan paket yang tersedia bagi mereka? Hari ini, saya akan berbagi dengan Anda tentang pemeriksaan kesehatan khusus untuk wanita dan pentingnya. Apa saja yang termasuk dalam pemeriksaan kesehatan? 1. Tes laboratorium: tes darah dan urin rutin, fungsi hati dan ginjal, gula darah, lemak darah, penanda tumor, dll. 2 . Pemeriksaan medis: USG panggul, USG payudara, USG hati, kandung empedu, pankreas, limpa, dan ginjal, dll. Untuk mengetahui apakah ada lesi akibat kerja pada organ yang bersangkutan. 3. Departemen klinis: penyakit dalam, bedah, oftalmologi, THT, ginekologi, dll. Jadi, apa saja item yang khusus untuk wanita saat pemeriksaan kesehatan? Pemeriksaan medis utama untuk wanita meliputi: tes penanda tumor pada wanita, USG panggul, dan pemeriksaan ginekologi. 1. Penanda tumor: Penanda tumor adalah zat kimia yang mencerminkan keberadaan tumor. Penanda tumor tidak terdapat pada jaringan normal orang dewasa, tetapi hanya terdapat pada jaringan embrionik, atau kandungannya pada jaringan tumor jauh melebihi kandungan pada jaringan normal. Keberadaan atau perubahan kuantitatif penanda tumor dapat menunjukkan sifat tumor, sehingga dapat memahami histogenesis tumor, diferensiasi sel, dan fungsi sel, serta membantu dalam diagnosis, klasifikasi, prognosis, dan panduan pengobatan tumor. Di antara penanda tumor ini, penanda utama yang relevan untuk wanita adalah CA125/HE4 dan kanker ovarium, serta HCG dan koriokarsinoma dan gravida. 2 . USG panggul: yaitu USG adneksa uterus, terutama untuk memahami apakah ada peradangan dan lesi akibat kerja di dalam rahim, ovarium dan saluran tuba, dll. 3 . Pemeriksaan ginekologi: terutama mencakup pemeriksaan radang saluran reproduksi dan skrining kanker serviks. Pemeriksaan radang saluran reproduksi meliputi: pemeriksaan keputihan rutin, pemeriksaan mikoplasma dan klamidia untuk mengetahui adanya infeksi mikoplasma, klamidia, mikobakteri, dan trikomonas. Skrining untuk kanker serviks meliputi: sitologi berbasis cairan serviks, atau disingkat TCT. Skrining human papillomavirus, atau disingkat HPV. Untuk memahami pentingnya skrining kanker serviks, pertama-tama kita akan membahas tentang kanker serviks. 1. Hampir 100% kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV, dan dapat diasumsikan bahwa mencegah infeksi HPV secara efektif dapat mencegah kanker serviks. 2. Hanya infeksi HPV yang menetap yang meningkatkan risiko kanker serviks. Berapa lama infeksi HPV menetap? Dari prakanker hingga menjadi kanker, biasanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun, yang memberi kita cukup waktu untuk mendeteksi dan mengobati penyakit secara efektif sebelum berkembang menjadi kanker serviks dan menghentikannya agar tidak berkembang menjadi kanker invasif. Maka, disarankan agar wanita berusia di atas 25 tahun yang aktif secara seksual, atau yang telah aktif secara seksual selama lebih dari dua tahun, harus menjalani skrining setiap tiga tahun untuk pemeriksaan sitologi berbasis cairan serviks dan human papillomavirus. Dengan kata lain, jika seorang wanita menganggap serius HPV, skrining TCT dapat sangat membantu untuk menghilangkan kanker serviks secara efektif. Oleh karena itu, kanker serviks saat ini merupakan satu-satunya kanker dengan penyebab yang jelas, dan satu-satunya kanker yang dapat dicegah sepenuhnya melalui skrining dan deteksi dini. Dengan peluncuran dan popularitas vaksin HPV di Tiongkok, kanker serviks juga diharapkan menjadi kanker pertama yang hilang.