Pasien dengan hemiplegia dapat diobati dengan perawatan umum, pengobatan dan rehabilitasi di bawah bimbingan dokter. 1. Perawatan umum: hemiplegia sebagian besar disebabkan oleh penyakit serebrovaskular. Selama timbulnya hemiplegia, dianjurkan untuk beristirahat dengan tenang dan menggerakkan anggota tubuh bagian bawah dengan tepat, serta memperhatikan pemantauan tekanan darah dan gula darah, dll., dan makan makanan dengan gula rendah, rendah lemak dan rendah garam. 2. Pengobatan: Untuk pasien dengan kejang anggota badan, tizanidine, baclofen dan obat lain dapat digunakan di bawah saran dokter, atau toksin botulinum dapat digunakan secara lokal untuk meredakan kejang. Aspirin, clopidogrel, atorvastatin dan obat lain juga harus digunakan untuk pencegahan sekunder hemiplegia yang disebabkan oleh penyakit serebrovaskular. 3. Rehabilitasi: Rehabilitasi adalah pengobatan utama untuk hemiplegia. Ini membutuhkan pelatihan fungsi anggota badan, seperti latihan memutar, memutar sendi bahu, fleksi silang dan ekstensi kedua tangan, dll., Dan berdiri aktif, berpakaian, berjalan, dan latihan lainnya saat kondisi pulih, yang membantu mengurangi tingkat kecacatan, meningkatkan kualitas hidup, dan memulihkan kemampuan untuk menjalani kehidupan. Pasien dengan hemiplegia disarankan untuk secara aktif mengikuti program yang tepat untuk pemulihan di bawah bimbingan dokter.