Disfungsi seksual pria, biasanya mengacu pada ejakulasi dini dan juga disfungsi ereksi, dianjurkan untuk memulai dari perawatan psikologis, pengobatan, terapi perilaku dan cara-cara lainnya. 1. Perawatan psikologis: konseling psikologis harus diberikan kepada pasien dalam kehidupan sehari-hari, secara bertahap mengurangi hambatan psikologis yang disebabkan oleh disfungsi ereksi, menurunkan kecemasan, membangun kepercayaan diri dan menghindari kecemasan. 2. Pengobatan: Untuk disfungsi ereksi, inhibitor PDE5 seperti sildenafil dan tadalafil dapat digunakan. Pasien ejakulasi dini dapat menggunakan penghambat reuptake 5-hydroxytryptamine selektif, seperti paroxetine. Semua obat di atas perlu memperhatikan efek samping dan reaksi buruk obat, harap gunakan obat di atas di bawah bimbingan dokter. 3. Terapi perilaku: Terapi perilaku yang umum digunakan termasuk metode meremas, metode stop-motion, dll., yang dapat membantu pria mengembangkan keterampilan seksual mereka dan memungkinkan mereka untuk memperpanjang waktu ejakulasi. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat melakukan latihan fisik yang sesuai, seperti jalan cepat, jogging, berenang, untuk meningkatkan kebugaran fisik mereka. Pria dengan disfungsi seksual harus segera mencari perawatan medis.