Jerawat secara medis umumnya disebut sebagai jerawat, dan penyebab jerawat di wajah dan punggung adalah kadar androgen yang abnormal, penyumbatan lubang folikel, penyebaran Propionibacterium acnes, dan reaksi inflamasi. Solusinya termasuk obat topikal seperti gel adapalene dan krim asam fusidat, dan obat internal seperti isotretinoin dan doksisiklin.
Jerawat sebagian besar ditemukan di wajah, dahi, punggung dan dada, dll. Penyebab jerawat adalah kadar androgen yang tidak normal, peningkatan sekresi sebum, penyumbatan pembukaan folikel, ketidakmampuan untuk mengeluarkan sebum, penyebaran Propionibacterium acnes, reaksi inflamasi, dll. Selain itu, genetika keluarga, usia, pengobatan kortikosteroid, sindrom ovarium polikistik, dan lain-lain merupakan faktor risiko timbulnya jerawat.
Pasien dengan jerawat ringan dapat menggunakan obat topikal, seperti gel adapalene dan krim asam fusidat, yang umumnya digunakan dalam praktik klinis. Pasien yang parah dapat diobati dengan obat oral, seperti doksisiklin dan isotretinoin.
Pasien jerawat disarankan untuk mengunjungi rumah sakit secara teratur dan menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter kulit. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter, dan tidak boleh digunakan sendiri.