Tonjolan pankreas dapat disebabkan oleh peradangan pankreas, polip pankreas, kanker pankreas, dll. Hal ini dapat diobati dengan mengonsumsi penghambat asam seperti omeprazole, pelindung selaput lendir lambung seperti magnesium aluminium karbonat, dan antibiotik seperti amoksisilin. 1. Penghambat asam: dapat menghambat sekresi asam lambung dan mengurangi rangsangan asam lambung ke kardia, dan umumnya digunakan sebagai penghambat pompa proton seperti omeprazole atau rabeprazole. Sakit kepala, diare, alergi, dan reaksi merugikan lainnya harus diperhatikan. 2. Bahan pelindung mukosa lambung: seperti magnesium aluminium karbonat, magnesium aluminium plus suspensi, aluminium tioglikolat dan bahan pelindung mukosa lambung lainnya, yang dapat mengurangi rangsangan pada lokasi lesi. Bila dikonsumsi secara oral, perhatian harus diberikan pada terjadinya dispepsia, diare, muntah dan reaksi merugikan lainnya. 3. Antibiotik: pengobatan anti-infeksi dengan obat-obatan seperti amoksisilin atau levofloksasin dapat membantu meredakan tonjolan kardia. Waspadai terjadinya reaksi yang merugikan seperti alergi, mual dan muntah. Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah bimbingan seorang profesional medis. Munculnya tonjolan kardia harus segera mendapatkan perawatan medis di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari penundaan kondisi.