Biasanya lebih tepat untuk menjaga tingkat kelembapan di kamar bayi pada 40-60 persen.
Secara umum, kamar dengan tingkat kelembapan 40-60 persen adalah lingkungan yang lebih cocok untuk bayi. Jika kelembapan terlalu rendah dan kering, hal ini dapat menyebabkan hilangnya air yang tidak terlihat dari kulit bayi, dan lebih banyak air yang hilang melalui pernapasan, yang akan dengan mudah menyebabkan dehidrasi pada bayi.
Selain itu, kelembapan yang rendah di dalam ruangan dapat menyebabkan kekeringan dan rasa gatal pada tenggorokan bayi, yang dapat dengan mudah dikombinasikan dengan infeksi saluran pernapasan atas dan masalah lainnya.
Oleh karena itu, ketika kelembapan di kamar bayi terlalu kering, orang tua dapat meningkatkan kelembapan di dalam kamar dengan menggunakan humidifier untuk memberikan lingkungan yang nyaman bagi bayi.
Demikian pula, kelembapan yang terlalu tinggi tidak baik untuk kesehatan bayi dan disarankan untuk segera mencari pertolongan medis jika terjadi ketidaknyamanan.