Merokok mempengaruhi fungsi kardiopulmoner. Tembakau mengandung banyak zat berbahaya, termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, dan zat beracun lainnya, yang secara langsung dapat memengaruhi sistem kardiovaskular dan pernapasan, yang menyebabkan penyakit kardiovaskular, insufisiensi jantung-paru, dan sebagainya. Kerusakan spesifik pada kardiovaskular dan paru-paru adalah sebagai berikut: 1. Efek pada sistem kardiovaskular: (1) Nikotin dalam tembakau dapat membuat otak menjadi bersemangat, sangat adiktif, tetapi juga dapat memicu vasokonstriksi, detak jantung dipercepat, sehingga tekanan darah meningkat, sehingga endotelium rusak, memperparah aterosklerosis, menyebabkan kejang arteri koroner, menyebabkan angina pektoris dan infark miokard, yang berakibat pada gangguan fungsi jantung. (2) Karbon monoksida dalam tembakau terutama mempengaruhi kapasitas pengangkutan oksigen tubuh manusia, yang juga mempengaruhi endotel pembuluh darah, dan dalam jangka panjang, penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah otak kemungkinan besar akan terjadi. 2. Efek merokok pada fungsi paru-paru: komponen tar dalam tembakau adalah penyebab utama kanker paru-paru dan tenggorokan, tetapi juga memperburuk gejala asma dan penyakit paru-paru lainnya. Perokok berat jangka panjang dapat menyebabkan bronkitis kronis, TBC paru, penyumbatan paru-paru secara perlahan, penyakit jantung paru, gagal jantung.