Penyebab spesifik dari keringat herpes belum sepenuhnya jelas, dan dianggap terkait dengan faktor penyakit, faktor lingkungan, faktor genetik, faktor pribadi, faktor mental psikologis dan sebagainya.
1. Infeksi jamur: menurut penelitian terkait, infeksi jamur terkait erat dengan keringat herpes, organisme penyebabnya terutama trichophyton merah, yang menunjukkan bahwa infeksi jamur dapat menjadi salah satu faktor risiko perkembangan keringat herpes.
2. Faktor lingkungan: menurut penelitian dan investigasi terkait, paparan logam berat, paparan sinar matahari, lingkungan yang hangat dan lembab dapat menyebabkan tangan dan kaki berkeringat, yang dapat dengan mudah menyebabkan keringat herpes.
3. Faktor genetik: sebagian besar kasus herpes keringat tersebar, dan beberapa kasus memiliki kecenderungan agregasi keluarga. Ada laporan bahwa keringat herpes dapat dikaitkan dengan pewarisan dominan autosomal.
4. Faktor pribadi: beberapa penelitian telah menemukan bahwa ada korelasi langsung antara alergi dan timbulnya keringat herpes.
5. Faktor mental dan psikologis: kondisi mental dan stres psikologis, mungkin terkait dengan herpes keringat. Pasien yang biasanya mengalami stres biasanya memiliki kondisi yang lebih berat atau mengembangkan penyakit ini lebih awal.
Herpes keringat memiliki kecenderungan untuk sembuh dengan sendirinya, tetapi tingkat kekambuhannya relatif tinggi. Bila Anda menderita herpes keringat, Anda disarankan untuk segera pergi ke bagian dermatologi rumah sakit, dan di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan perawatan standar.