Kurangnya perhatian anak mungkin disebabkan oleh fenomena fisiologis atau kepribadian yang lincah, atau mungkin juga karena penyakit seperti ADHD. Perlu dikombinasikan dengan alasan spesifik untuk diintervensi. 1. Fenomena fisiologis: perkembangan otak anak yang belum matang, mudah terpengaruh oleh lingkungan luar, yang merupakan fenomena fisiologis yang normal. Orang tua tidak perlu terlalu khawatir, dapat menciptakan lingkungan hidup yang baik untuk mengurangi gangguan lingkungan eksternal pada anak, sehingga dapat membantu anak untuk berkonsentrasi. 2. Karakter yang lincah: Jika anak itu sendiri adalah karakter yang lincah dan aktif, maka anak itu aktif dan lalai, orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Pada saat ini, orang tua dapat sesuai dengan minat anak untuk membimbing anak berkonsentrasi, dalam prosesnya, orang tua perlu mendorong anak dan tidak mengambil omelan, hukuman, dan tindakan lainnya. 3. Gangguan hiperaktif: Ketika seorang anak menderita gangguan hiperaktif, ia akan mengalami kurangnya konsentrasi, terlalu banyak bicara, dan emosi yang tidak stabil. Pada saat ini, orang tua harus membawa anak mereka ke dokter tepat waktu, oleh dokter profesional untuk menilai anak dan melakukan intervensi psikologis. Ketika seorang anak hiperaktif dan lalai, ia harus mencari bantuan medis profesional.