Darah dalam air mani dapat berupa vesikulitis seminalis, prostatitis, batu vesikulitis seminalis, dll., dan Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab penyakit ini. 1. Spermatitis: Spermatitis mengacu pada peradangan pada area vesikula seminalis yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau limfatik. Manifestasi utamanya adalah rasa sakit, sering buang air kecil, urgensi buang air kecil, dan juga haematochezia, yang berarti darah dan gumpalan darah akan muncul dalam air mani saat ejakulasi. 2. Prostatitis: Prostatitis adalah peradangan akut dan kronis pada kelenjar prostat yang disebabkan oleh infeksi. Gejala utama prostatitis adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan pada area panggul, sering buang air kecil, desakan untuk buang air kecil, buang air kecil yang menyakitkan dan bahkan darah dalam air seni, serta adanya darah dalam air mani. 3. Batu vesikula seminalis: Batu vesikula seminalis adalah gejala batu yang terjadi di dalam vesikula seminalis. Biasanya disebabkan oleh vesikulitis seminalis, berbagai infeksi dan trauma. Manifestasi utamanya adalah ejakulasi yang menyakitkan, nyeri saat buang air kecil, dan juga gejala air mani berdarah. Adanya darah dalam air mani menunjukkan bahwa pasien harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, sehingga dokter dapat mengklarifikasi penyebab penyakit dan memberikan pengobatan yang tepat sasaran.