Air mata Ayub, yang berarti Biji Coix, tidak berbahaya bagi ginjal, dan harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter.
Air mata Ayub terbuat dari biji biji matang yang dikeringkan dari tanaman Coix lacryma, famili Gramineae, dengan khasiat obat termasuk retensi air dan penguatan limpa, menenangkan otot dan menghilangkan kelumpuhan, detoksifikasi dan penyebaran simpul.
Ini terutama digunakan dalam pengobatan disuria (buang air kecil yang tidak lancar), kelembaban dan kehangatan (kehangatan yang disebabkan oleh rasa lembab dan panas), edema, kutu air, diare, diare, diare, rematik dan kelumpuhan, kontraktur urat dan vena (ketegangan dan kekakuan otot secara terus menerus), karbunkel (karbunkel yang terjadi di usus dan organ-organ usus dan bermanifestasi dalam bentuk demam, rasa sakit di sisi kanan perut, dan massa yang dapat diraba), karbunkel pada paru-paru, dan kutil (sarkoma yang tumbuh di kulit), di antara kondisi lainnya.
Tidak ada kontraindikasi yang jelas untuk penggunaan Coix lacryma, tetapi harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan defisiensi limpa tanpa kelembaban, tinja kering, dan wanita hamil. Reaksi merugikan yang spesifik tidak jelas, dan secara umum diyakini bahwa penggunaan obat yang wajar tidak berbahaya bagi ginjal. Penggunaan obat secara spesifik harus dilakukan di bawah bimbingan dokter spesialis, bukan penggunaan obat yang tidak sah.