Perbedaan antara tes genetik positif dan negatif untuk kanker payudara

Tes kanker payudara positif dan negatif mengacu pada ekspresi molekul dalam imunohistokimia dari pemeriksaan patologis tumor setelah pembedahan kanker payudara, terutama meliputi reseptor estrogen, reseptor progesteron, dan reseptor human epidermal growth factor-2. Perbedaan antara positif dan negatif terutama tercermin dalam pilihan pengobatan dan prognosis.
1. Pilihan pengobatan: Jika reseptor hormon positif, terapi endokrin dapat dipilih, baik tamoxifen atau penghambat aromatase generasi ketiga untuk menghambat produksi estrogen, atau ovariektomi juga dapat dilakukan.
Kemoterapi biasanya dipilih untuk pasien yang negatif. Pasien dengan reseptor human epidermal growth factor-2 yang positif memerlukan terapi tambahan yang ditargetkan, sedangkan pasien yang negatif hanya memerlukan kemoterapi atau terapi endokrin.
2. Prognosis: Pasien yang positif untuk ketiga reseptor memiliki prognosis yang baik setelah pembedahan dan bahkan dapat bertahan hidup selama lebih dari 5 tahun. Untuk pasien yang negatif untuk ketiga reseptor, prognosisnya lebih buruk dan bahkan cenderung kambuh dalam waktu 1 hingga 2 tahun.
Perhatikan pola makan yang seimbang dengan vitamin tinggi dan rendah lemak. Dianjurkan untuk mencari perawatan medis tepat waktu agar tidak ketinggalan penyakit ini.