Istilah “periode fisiologis” umumnya mengacu pada menstruasi wanita. Konsumsi makanan pedas dalam jumlah sedang selama menstruasi mungkin tidak menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Jika seorang wanita dalam kondisi fisik yang baik dan pola makan hariannya sebagian besar terdiri dari makanan pedas, ia mungkin tidak akan mengalami ketidaknyamanan jika ia makan makanan pedas selama periode menstruasinya. Namun, jika seorang wanita mengkonsumsi terlalu banyak makanan pedas selama menstruasi, hal ini juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan seperti diare dan kembung. Saat menstruasi, tubuh wanita sedang dalam kondisi kehilangan darah, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan hangat, kaya protein dan makanan bergizi lainnya, seperti hati babi, daging sapi, susu panas, dan lain-lain, untuk mengisi kembali nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, dianjurkan untuk makan makanan yang ringan dan bergizi selama menstruasi, dengan kombinasi yang wajar antara biji-bijian kasar dan halus, daging, dan sayuran. Jaga kebersihan dan higienis vulva, ganti pembalut sesering mungkin. Perhatikan untuk tetap hangat, olahraga yang sesuai, istirahat dan relaksasi yang teratur, dan jaga suasana hati tetap bahagia.