Obat apa yang harus diminum untuk konjungtivitis

  Konjungtiva adalah selaput lembut, halus dan transparan yang terletak pada permukaan bagian dalam kelopak mata dan permukaan mata. Konjungtivitis biasanya efektif diobati secara topikal (yaitu dengan menggunakan obat tetes mata atau salep) tanpa memerlukan obat, dan obat oral mencapai mata melalui aliran darah dalam konsentrasi yang sangat rendah dan tidak seefektif aplikasi topikal obat mata. Kecuali konjungtivitis disebabkan oleh infeksi sistemik atau alergi, diperlukan pengobatan sistemik dengan antibiotik atau obat anti alergi.  Langkah pertama dalam konjungtivitis adalah mengidentifikasi penyebab konjungtivitis. Penyebab konjungtivitis dapat dibagi ke dalam dua kategori, infeksi dan non-infeksi, tergantung pada sifatnya yang berbeda.  1. Infeksi: peradangan konjungtiva akibat infeksi oleh mikroorganisme patogen.  2. Non-infeksius: peradangan alergi yang disebabkan oleh reaksi alergi lokal atau sistemik adalah yang paling umum. Faktor fisik dan kimia eksternal seperti cahaya dan berbagai bahan kimia juga dapat menjadi faktor penyebab.  Jika terjadi konjungtivitis menular: obati dengan metode berikut: 1. Bilas kantung konjungtiva, cukup menggunakan larutan garam, fungsinya terutama untuk membersihkan, jangan menutupi mata yang terkena.  2. Tetes mata antibakteri atau antivirus topikal atau salep mata. Tergantung pada diagnosis patogeniknya, pilihlah obat perawatan yang sesuai.  3. Pengobatan sistemik Untuk konjungtivitis parah, diperlukan kombinasi pengobatan sistemik, seperti antibiotik oral. Untuk konjungtivitis non-infeksi, seperti konjungtivitis alergi, jangan menyalahgunakan antibiotik, tetapi gunakan obat tetes mata anti-alergi, seperti larutan mata sodium cromoglycate, atau obat anti-alergi oral pada kasus yang parah.