Bpd adalah diameter biparietal, yang merupakan jarak antara dua tulang parietal kepala janin dan bagian terlebar dari kepala janin. Ini adalah indikator yang sangat penting untuk pemeriksaan janin, dan pengukuran diameter biparietal dapat memperkirakan berat badan janin serta menentukan apakah janin berkembang secara normal atau tidak.
Diameter biparietal janin meningkat setiap bulannya setelah pertengahan kehamilan, sehingga pengukuran diameter biparietal biasanya dapat menghitung minggu kehamilan janin.
Pada akhir kehamilan, berat badan janin dihitung dari diameter biparietal, serta panjang tulang paha janin, lingkar kepala, dan lingkar perut, untuk menentukan apakah janin berkembang secara normal.
Jika diameter biparietal terlalu besar dan bayi berada di sisi yang besar, penting untuk mengesampingkan adanya diabetes atau gizi berlebih pada wanita hamil. Jika diameter biparietal lebih kecil dari minggu kehamilan dan indikator lainnya juga rendah, ada kemungkinan janin mengalami stunting atau kekurangan gizi.
Pemeriksaan rutin harus dilakukan selama kehamilan, dan setiap kelainan yang ditemukan pada janin harus ditangani oleh dokter.