Aborsi medis pasti akan mempengaruhi pekerjaan, karena setelah minum obat aborsi akan muncul sakit perut, sakit perut seperti kram menstruasi, tidak bisa masuk kerja, dan aborsi juga bisa muncul fenomena perdarahan, sehingga proses aborsi medis harus di rumah sakit untuk beristirahat, tidak bisa masuk kerja, karena begitu terjadi perdarahan, dokter bisa memberikan pengobatan tepat waktu. Dokter juga perlu memeriksa dengan USG untuk melihat apakah aborsi tidak lengkap, dan jika perlu, dokter juga perlu melakukan operasi pembersihan. Pendarahan setelah aborsi berat dan waktu pendarahan yang lama, tubuh akan semakin lemah, jika pekerjaan tidak hanya mempengaruhi pekerjaan, tetapi juga mempengaruhi pemulihan tubuh wanita, sehingga dianjurkan untuk beristirahat selama aborsi atau pergi ke rumah sakit untuk observasi.