Antigen kanker epitel skuamosa yang tinggi menunjukkan penyakit jinak atau ganas seperti kanker paru-paru skuamosa atau psoriasis, yang perlu diobati; ada juga kemungkinan yang lebih kecil bahwa itu adalah positif palsu dan sebenarnya baik-baik saja. Squamous Epithelial Carcinoma Antigen (SECA) adalah glikoprotein yang banyak ditemukan pada sel epitel skuamosa pada kulit, kerongkongan, leher rahim, dan paru-paru. Hasil positif palsu dapat terjadi jika beberapa sel kulit terkikis karena teknik pengambilan darah yang kurang tepat, atau jika spesimen darah terkontaminasi oleh cairan tubuh seperti keringat dan air liur. Saat ini, proses pemeriksaan sudah sangat sesuai dengan standar, dan kemungkinan hasil positif palsu sangat kecil, tetapi antigen kanker epitel skuamosa yang tinggi masih perlu dipertimbangkan sebagai akibat dari penyakit jinak atau ganas. Antigen kanker epitel skuamosa yang meningkat umumnya ditemukan pada pasien dengan karsinoma sel skuamosa pada paru-paru, kanker serviks dan kanker esofagus. Penyakit jinak seperti pemfigus, psoriasis, dan dermatitis atopik juga dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi antigen kanker epitel skuamosa. Disarankan agar pasien menggabungkan hasil penanda tumor lainnya untuk membuat penilaian yang komprehensif, dan jika dicurigai adanya penyakit jinak atau ganas di atas, pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit.