Pada tahun 2007, World Cancer Research Fund menerbitkan laporan terbarunya tentang Makanan, Nutrisi, Aktivitas Fisik dan Pencegahan Kanker, di mana para ahli seperti Chen Junshi, akademisi dari Chinese Academy of Engineering, meringkas sejumlah besar bukti dan hasil penilaian tentang hubungan antara 17 jenis kanker yang berbeda dengan makanan, nutrisi, dan sebagainya. Sepuluh rekomendasi terbaru untuk pencegahan kanker diajukan. Rinciannya adalah sebagai berikut: 8 rekomendasi untuk populasi umum 1. Pastikan berat badan dipertahankan dalam kisaran normal, dan hindari penambahan berat badan dan peningkatan lingkar pinggang sepanjang masa dewasa; 2. Lakukan setidaknya 30 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap hari, dan seiring dengan meningkatnya kapasitas adaptasi tubuh, tingkatkan durasi dan intensitas aktivitas secara tepat, dan hindari kebiasaan yang tidak diinginkan seperti menonton televisi tanpa henti; 3. Kurangi makanan berenergi tinggi dan hindari minuman bergula. Jika makanan cepat saji dimakan, harus dimakan sesedikit mungkin; 4. Makan setidaknya 5 porsi (setidaknya 400 gram) berbagai jenis sayuran dan buah-buahan non-tepung setiap hari, dan makan sereal atau kacang-kacangan setiap kali makan, batasi makanan bertepung olahan dan olahan; 5. Asupan daging merah, seperti daging babi, daging sapi, dan domba, harus kurang dari 500 gram per minggu, dan sesedikit mungkin produk daging olahan (termasuk daging asap, daging asin, ham, dll.); 6. Jika mengonsumsi alkohol, pria tidak boleh mengonsumsi alkohol lebih dari 2 porsi per hari, dan wanita tidak boleh mengonsumsi alkohol lebih dari 2 porsi per hari. Tidak lebih dari 2 porsi per hari (1 porsi alkohol mengandung sekitar 10 gram – 15 gram etanol), tidak lebih dari 1 porsi wanita (anak-anak dan wanita hamil harus dilarang minum alkohol); 7, untuk memastikan bahwa asupan garam harian kurang dari 6 gram, dan jangan makan sereal atau kacang-kacangan berjamur; 8, tidak merekomendasikan penggunaan vitamin dan suplemen makanan lain untuk pencegahan kanker, tetapi harus dilengkapi dengan tepat pada penyakit defisiensi nutrisi tertentu atau asupan makanan yang tidak mencukupi. Pada saat yang sama, para ahli juga mengajukan 2 rekomendasi khusus: Pertama, ibu muda harus menyusui bayinya secara eksklusif (tanpa menambahkan makanan pendamping dan susu formula) selama 6 bulan, dan kemudian menyusui sambil menambahkan makanan pendamping; kedua, pasien kanker harus mengikuti rekomendasi di atas tentang diet, nutrisi, dan olahraga, tidak peduli apakah mereka sudah sembuh atau dalam proses pengobatan aktif.