Pengobatan folikulitis meliputi pengobatan umum, pengobatan lokal, pengobatan sistemik, fisioterapi, pembedahan dan sebagainya. 1. Perawatan umum: perhatian harian harus diberikan untuk menjaga kulit tetap bersih dan higienis, cobalah untuk memilih air hangat dan produk pembersih yang ringan, diet ringan. 2. Pengobatan lokal: salep ichthyolite 20%, tingtur yodium 3%, salep mupirocin dapat digunakan secara eksternal, yang memiliki efek antiinflamasi dan antibakteri. 3. Pengobatan sistemik: folikulitis yang terletak di daerah perinasal, rongga hidung atau saluran pendengaran eksternal atau ketika pengobatan lokal tidak efektif, pengobatan sistemik dapat digunakan. Penisilin yang resisten terhadap enzim (misalnya metisilin), makrolida (misalnya eritromisin) atau kuinolon (misalnya levofloksasin) dapat digunakan untuk pengobatan anti-infeksi. 4. Fisioterapi: Tahap awal dapat dilengkapi dengan gelombang ultrashort, sinar infra merah jauh dan fisioterapi laser semikonduktor untuk mengurangi reaksi inflamasi lokal. 5. Perawatan bedah: ketika folikulitis berkembang menjadi bisul dan nanah, diperlukan sayatan bedah dan drainase, dan tidak boleh dipencet. Pasien folikulitis disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan pengobatan standar dokter, tidak sembarangan menggunakan obat sendiri.