Ada banyak jenis virus. Mengambil virus pernapasan yang lebih umum sebagai contoh, penilaian awal dapat dilakukan melalui tes laboratorium, tes patogenetik, dan manifestasi klinis. 1. Tes laboratorium: analisis darah pasien dengan infeksi virus akan menunjukkan bahwa jumlah sel darah putih normal atau rendah, dan jumlah limfosit meningkat atau menurun. Pasien dengan infeksi bakteri akan mengalami peningkatan jumlah sel darah putih dan neutrofilia. 2. Pemeriksaan patogenetik: Pemeriksaan patogenetik dapat mencakup tes antibodi virus, tes sensitivitas obat, dan isolasi virus. Jika patogen yang relevan diisolasi dari sekresi atau darah pasien, maka dapat ditentukan apakah ada infeksi virus atau infeksi bakteri. 3. Manifestasi klinis: Sebagian besar pasien dengan infeksi virus akan mengalami derajat demam yang berbeda. Ada banyak jenis virus dan bagian penyakit yang berbeda, dan metode pemeriksaannya juga berbeda. Jika ada keraguan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter profesional tepat waktu.