Apa penyebab segitiga hitam? Bagaimana cara penanganannya?

       Segitiga hitam (BT): Selama proses ortodontik, serat gingiva di antara gigi yang berdekatan ditarik sementara akar berputar dan bergerak, dan papila gingiva di antara gigi insisivus juga surut ke berbagai tingkat karena gaya, mengakibatkan hilangnya papila gingiva yang awalnya melekat pada mahkota dan munculnya ruang segitiga di bawah titik kontak gigi yang berdekatan. Segitiga hitam tidak hanya menyebabkan masalah fungsional, tetapi juga memengaruhi pengucapan dan estetika.  Faktor-faktor yang terkait dengan pembentukan segitiga hitam: 1. Usia Studi telah menunjukkan bahwa kejadian segitiga hitam adalah 67% pada orang yang berusia di atas 20 tahun, dibandingkan dengan 18% pada orang yang berusia di bawah 20 tahun. Terdapat korelasi antara usia dan segitiga hitam, dengan ketinggian papilla gingiva menurun rata-rata 0,012 mm per tahun seiring bertambahnya usia. Penelitian telah menemukan bahwa mahkota cuspate adalah yang paling mungkin mengembangkan segitiga hitam, sementara mahkota persegi adalah yang paling kecil kemungkinannya menyebabkan segitiga hitam.  Untuk pasien dengan tulang alveolar yang tipis di daerah anterior, perhatian harus diberikan pada cara gigi anterior digerakkan untuk menghindari faktor apa pun yang menyebabkan resorpsi tulang alveolar dan untuk mencegah pembentukan segitiga hitam sejauh mungkin.  Jarak antara bagian atas alveolar ridge antara dua gigi dan titik di mana kedua gigi bertemu merupakan faktor penting dalam menentukan apakah segitiga hitam akan terjadi.  4. Sudut pemisah antar-akar Sudut pemisah antar-akar adalah sudut yang dibentuk oleh sumbu panjang gigi yang berdekatan. Ini mencakup sudut pemisahan antara akar gigi alami dan sudut pemisahan antara akar yang dibentuk oleh perawatan ortodontik. Sudut pemisahan antar-insisivus normal adalah 3,65°. Untuk setiap kenaikan 1° pada sudut ini, insiden segitiga hitam meningkat sebesar 14-21%.  5. Gigi berjejal Gigi yang sangat berjejal selalu disebut sebagai faktor dalam perkembangan segitiga hitam setelah perawatan ortodontik, karena papila gingiva interdental terjepit atau meregang selama proses penyelarasan.  Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara gingivitis dan pembentukan segitiga hitam, tetapi ada kecenderungan peningkatan insiden segitiga hitam pada pasien dengan crowding sedang hingga berat dengan gingivitis dan pada pasien dengan tumpang tindih gigi insisivus sentral maksila yang signifikan.  Metode untuk menghilangkan segitiga hitam: 1. Menghilangkan glasir pada permukaan yang berdekatan.  2, Lakukan restorasi resin komposit atau veneer porselen.  3.Ubah sudut akar untuk mengubah posisi area kontak.  4, Pembedahan – papiloplasti gingiva.