Tanda-tanda pembuluh darah yang rapuh

Kerapuhan pembuluh darah terutama dimanifestasikan oleh kecenderungan pembuluh darah untuk pecah dan berdarah di bawah tekanan atau benturan yang lebih ringan, menyebabkan petechiae subkutan atau hematoma, suatu kondisi yang terbagi menjadi perubahan fisiologis dan patologis. Perubahan fisiologis paling sering terlihat pada lansia, yang memiliki lebih sedikit jaringan kolagen dan lebih sedikit fibrin, sehingga hal ini menyebabkan perubahan struktural pada pembuluh darah, yang meningkatkan kerapuhannya dan membuatnya lebih mungkin berdarah ketika terkena kekuatan eksternal. Hal ini dapat diatasi sebagian dengan pemberian vitamin C dan vitamin E. Perubahan patologis, seperti penyakit pada pembuluh darah itu sendiri dan kekurangan faktor koagulasi, memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebabnya dan perawatan lebih lanjut tergantung pada penyebabnya.