Pengobatan simtomatik juga diperlukan setelah dialisis untuk gagal ginjal, termasuk terapi nutrisi dan terapi obat.
1. Terapi nutrisi: asupan protein pasien gagal ginjal umumnya 0,6~0,8 g/(kg-d) untuk memenuhi kebutuhan fisiologis dasar mereka. Asupan fosfor pasien harus <600~800mg/d. Pasien dengan hiperfosfatemia berat juga harus diberikan zat pengikat fosfor pada waktu yang sama.
Pasien harus menjaga proporsi protein hewani dan protein nabati (termasuk protein kedelai) yang wajar dalam makanan mereka, umumnya sekitar setengah dari masing-masing.
2. Pengobatan obat: memperbaiki asidosis dan gangguan air dan elektrolit, natrium bikarbonat oral, dll.; pengobatan hipertensi yang tepat waktu, penggunaan obat antihipertensi, seperti tablet amlodipine, metoprolol, dll.; pengobatan anemia, termasuk eritropoietin manusia.
Perawatan gagal ginjal setelah dialisis harus dilakukan di bawah bimbingan dokter profesional. Obat-obatan harus digunakan sesuai dengan resep dokter, jangan mengobati sendiri.