Ketajaman penglihatan 4,4 adalah hasil dari grafik ketajaman penglihatan, dan tidak ada korelasi satu-ke-satu antara grafik tersebut dengan kelainan refraksi. Jika pasien ingin mengetahui kelainan refraksinya, ia harus menjalani pemeriksaan mata. Tajam penglihatan 4.4 umumnya mengacu pada ketajaman penglihatan, yaitu daya penglihatan, sedangkan resep kacamata yang biasa digunakan mengacu pada kekuatan refraksi. Tidak ada konversi antara ketajaman penglihatan dan kelainan refraksi, dan pasien dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kelainan refraksi mata mereka melalui pemeriksaan optometri. Jika pasien ingin mendapatkan kelainan refraksi yang lebih akurat, biasanya anak muda yang berusia kurang dari 12 tahun harus mengalami kelumpuhan otot siliaris saat melakukan dilatasi optometri, sedangkan anak muda yang berusia lebih dari 12 tahun bisa langsung melakukan rapid dilatasi optometri. Disarankan agar pasien dengan hasil tes optometri yang tidak normal harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk menilai kondisinya dan mendapatkan penanganan di bawah bimbingan dokter.