Apa yang dimaksud dengan tuli herediter?

  Ketulian genetik dibagi menjadi dua kategori utama: ketulian genetik nonsyndromic dan ketulian genetik syndromic.  Berdasarkan cara pewarisan, ketulian herediter non-sindromik dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis: autosomal dominan, autosomal resesif, terkait jenis kelamin (X-linked resesif, Y-linked), dan pewarisan matrilineal mutasi mitokondria.  Setiap mode pewarisan memiliki karakteristiknya sendiri: 1, pewarisan dominan autosomal: karakteristik silsilah: salah satu orang tua adalah pasien; 1/2 dari saudara kandung pasien memiliki penyakit, peluang yang sama antara pria dan wanita; 1/2 dari anak-anak pasien memiliki penyakit, setiap kelahiran memiliki risiko 50% untuk anak yang terkena dampak; ketika orang tua tidak memiliki penyakit, anak-anak umumnya tidak memiliki penyakit, hanya mutasi baru sesekali.  2, pewarisan resesif autosomal: hanya gen murni untuk penyakit yang akan berkembang, silsilahnya ditandai dengan: orang tua pasien adalah pembawa; 1/4 dari saudara kandung pasien memiliki penyakit dan kemungkinan kedua jenis kelamin sama; anak-anak pasien umumnya pembawa; risiko penyakit ini meningkat pada anak-anak dari pernikahan serentak.  (1) Karakteristik silsilah dari pewarisan resesif X-linked: lebih banyak pasien pria daripada pasien wanita; anak laki-laki dapat mengembangkan penyakit ketika orang tua mereka bebas penyakit, dan gen penyebab berasal dari ibu pembawa; saudara laki-laki dan paman dari pasien memiliki 1/2 risiko terkena penyakit.  (2) Karakteristik silsilah pewarisan dominan X-linked: lebih banyak wanita daripada pria, wanita sering memiliki penyakit yang lebih ringan daripada pria; salah satu orang tua harus memiliki penyakit; semua anak perempuan dari pasien pria memiliki penyakit, anak laki-laki normal, dan 1/2 dari setiap anak dari pasien wanita memiliki penyakit; penularan terus menerus.  (3) Pewarisan Y-linked, ayah ke anak laki-laki, anak laki-laki ke cucu laki-laki, perempuan tidak mengidap penyakit ini.  (4) Karakteristik silsilah pewarisan ibu: penyakit ini ditularkan ke generasi berikutnya hanya melalui perempuan dalam keluarga, dan laki-laki tidak dapat menularkan penyakit ini ke generasi berikutnya. Misalnya, penyakit mitokondria.