Perbedaan antara emfisema dan kanker paru terutama terlihat pada sifat penyakit, manifestasi klinis, cara pengobatan, dan prognosis.
1. Dari segi sifat penyakit, emfisema adalah penyakit jinak, sedangkan kanker paru adalah tumor ganas.
2. Dari segi manifestasi klinis, emfisema terutama bermanifestasi sesak napas setelah beraktivitas, sesak dada dan sesak napas, dll., dan jarang bergejala sistemik. Kanker paru-paru biasanya bermanifestasi batuk, sesak dada, hemoptisis, sesak napas, dll. Pada tahap akhir, ada banyak gejala sistemik seperti kekurusan dan demam.
3. Dari segi pengobatan, emfisema dapat diobati dengan obat antispasmodik dan asma, sedangkan kanker paru dapat diobati dengan operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi bertarget, dan pengobatan lainnya.
4. Dari perspektif prognosis, emfisema memiliki prognosis yang lebih baik daripada kanker paru, dan gejala emfisema akan membaik setelah pengobatan. Beberapa pasien dapat menjadi lebih baik setelah pengobatan kanker paru, dan beberapa pasien dengan hasil yang buruk memiliki waktu kelangsungan hidup yang lebih pendek.