Metabolisme tubuh dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan protein dalam jumlah sedang dan berolahraga secukupnya. Metabolisme manusia dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk jenis kelamin, usia, status endokrin, dan jumlah olahraga yang dapat mempengaruhi metabolisme manusia. Namun, jenis kelamin, usia, dan faktor obyektif lainnya tidak dapat diubah, tetapi hanya dengan mengubah kombinasi asupan makanan dan meningkatkan jumlah latihan untuk mengubah tingkat metabolisme. Secara umum, penyerapan gula membutuhkan 4% energi sendiri, lemak membutuhkan 6%, tetapi protein membutuhkan hingga 30% energi sendiri untuk mencapai pencernaan dan penyerapan. Oleh karena itu, peningkatan moderat dalam asupan protein dapat meningkatkan kondisi termodinamika makanan, sehingga mempercepat laju metabolisme. Olahraga juga merupakan cara yang sangat baik untuk mempercepat metabolisme. Dalam proses berolahraga, tubuh manusia akan membakar kalori, lemak menjadi air dan karbondioksida dihembuskan keluar tubuh, sehingga mempercepat metabolisme. Latihan aerobik, khususnya, tidak hanya meningkatkan metabolisme, tetapi juga meningkatkan kekuatan otot rangka dan tulang, melatih fungsi kardiorespirasi, dan meningkatkan kesehatan fisik. Oleh karena itu, diet ilmiah dan olahraga ringan dapat meningkatkan metabolisme dan menjaga kesehatan tubuh manusia.