Penghindaran makanan saat ini merupakan strategi pengobatan yang paling aman untuk alergi protein susu pada bayi. Pilihan formula: 1. Formula asam amino (AAF): 100% asam amino bebas, non-antigenik. Ini adalah formula diagnostik dan terapeutik lini pertama untuk anak-anak dengan alergi protein susu sapi yang parah, alergi makanan yang beragam, dan respons yang buruk terhadap pengobatan dengan formula terhidrolisis dalam. 2, formula terhidrolisis ekstensif (eHF): 80% peptida pendek + 20 asam amino, hampir tidak ada antigenisitas. Cocok untuk lebih dari 90% anak dengan alergi protein susu. 3 . Formula kedelai bayi: alergi silang rendah dengan alergi protein susu, dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. 2014 Asosiasi Gastroenterologi, Hepatologi, dan Nutrisi Eropa merekomendasikan agar dapat digunakan untuk pengobatan alergi protein susu bayi. 4, formula hidrolisis moderat (parsial): 20% peptida pendek, pengurangan antigen, dapat menginduksi toleransi imun. Digunakan untuk pencegahan alergi protein susu, bukan untuk pengobatan. 5, formula bebas laktosa (formula diare): untuk defisiensi laktase primer atau intoleransi laktosa sekunder, bukan untuk alergi protein susu.