Fibromyalgia dapat didiagnosis dengan memiliki riwayat nyeri kronis yang meluas dengan rasa sakit pada setidaknya 11 dari 18 titik tekanan tertentu. Fibromyalgia adalah penyakit progresif kronis yang ditandai dengan nyeri otot yang meluas dan merupakan penyakit rematik non-artikular yang secara klinis ditandai dengan nyeri kronis di seluruh tubuh yang disertai titik-titik tekanan di area anatomi tertentu. Penyakit ini hanya menyerang otot dan tidak melibatkan sendi dan juga dikenal sebagai sindrom fibromialgia, fibromyositis, dan gangguan modulasi nyeri rematik. Diagnosis fibromialgia meliputi riwayat nyeri kronis yang meluas; nyeri pada setidaknya 11 dari 18 titik tekanan tertentu, paling sering pada oksiput, leher, bahu, dada, punggung bawah, dan bokong. Keempat kuadran tubuh pasien dapat terlibat, dan gejalanya bertahan selama 3 bulan. Nyeri otot rangka yang meluas secara umum dianggap sebagai gejala utama fibromialgia dan sering disertai dengan kecemasan, depresi, gangguan tidur, kelelahan kronis, atau disfungsi pencernaan. Sebaliknya, tidak ada bukti laboratorium yang menunjukkan adanya penyakit sendi atau metabolik yang terkait (misalnya, asam urat, diabetes), dan patologi otot tidak menunjukkan adanya perubahan struktural. Diagnosis fibromyalgia memerlukan keputusan yang komprehensif dari seorang spesialis, karena perlu dibedakan dari banyak penyakit serupa. Mereka yang mengalami gejala-gejala di atas disarankan untuk segera mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan perawatan di bawah pengawasan dokter.