Tirotoksikosis dapat memiliki gejala seperti kelelahan, jantung berdebar dan sesak napas, takut akan panas dan keringat berlebih. Tirotoksikosis adalah sindrom klinis di mana sekresi hormon tiroid meningkat karena berbagai sebab, menyebabkan hipermetabolisme dalam tubuh dan disertai dengan gejala abnormal pada beberapa sistem, seperti sistem saraf dan sistem kardiovaskular. Pertama, tingginya kadar hormon tiroid dalam tubuh pasien akan menyebabkan eksitasi terus menerus pada saraf simpatis dan percepatan laju metabolisme tubuh, sehingga timbul gejala hipermetabolisme seperti kelelahan, nafsu makan meningkat, penurunan berat badan, takut panas dan keringat berlebih. Selain gejala-gejala di atas, pasien biasanya mengalami gejala neurologis yang tidak normal seperti gugup dan cemas, insomnia dan gelisah, gejala kardiovaskular yang tidak normal seperti jantung berdebar-debar, sesak napas, takikardia, dan peningkatan tekanan darah, serta gejala pencernaan yang tidak normal seperti diare dan frekuensi buang air besar yang meningkat. Gejala klinis tirotoksikosis sangat banyak dan tidak sama pada setiap pasien, tetapi biasanya didominasi oleh gejala hipermetabolisme seperti kelelahan dan kelemahan, nafsu makan berlebihan, dan penurunan berat badan. Jika gejala-gejala di atas terjadi baru-baru ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis yang jelas dan perawatan tepat waktu di bawah bimbingan dokter.