Menstruasi adalah luruhnya lapisan rahim dan pendarahan akibat sekresi hormon secara siklus oleh indung telur wanita. Terlambat haid dan tidak terjadi kehamilan dapat disebabkan oleh gangguan endokrin, efek obat, anemia, dan sebab-sebab lainnya.
Siklus menstruasi terutama diatur oleh hormon endokrin, ketika pasien menderita sindrom poliovarian, kegagalan ovarium prematur dan penyakit lain atau diet berlebihan yang disebabkan oleh kekurangan gizi, akan mempengaruhi sintesis hormon dalam tubuh, sehingga menyebabkan gangguan endokrin, yang menyebabkan gejala terlambat menstruasi.
Mengonsumsi kontrasepsi jangka pendek seperti tablet deoxypregnene ethinyl estradiol dan tablet drospirenone ethinyl estradiol juga dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan menstruasi. Hal ini dikarenakan obat-obat tersebut mengandung lebih banyak progesteron, yang akan menyebabkan masa sekresi endometrium dipertahankan dan diperpanjang, yang pada gilirannya akan membuat endometrium tidak terkelupas, sehingga mencapai efek penundaan menstruasi.
Terlambat haid dapat disebabkan oleh penyakit seperti anemia defisiensi besi atau anemia yang disebabkan oleh seringnya memilih-milih makanan atau pola makan yang tidak teratur.
Jika gejala-gejala keterlambatan haid terjadi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit dan mengobatinya di bawah bimbingan dokter profesional, sehingga dapat menghindari keterlambatan penyakit.