Sampel tinja tidak boleh diambil lebih dari beberapa jam.

Pengambilan dan pengujian sampel tinja biasanya tidak boleh lebih dari 2 jam. Pengambilan sampel feses mengacu pada pemeriksaan feses rutin, setelah pengambilan sampel, feses harus segera dikirim ke laboratorium untuk diperiksa, biasanya dalam waktu 1 hingga 2 jam, karena dengan perpanjangan waktu pengambilan sampel, feses kemungkinan besar akan terpengaruh oleh beberapa mikroorganisme patogen, seperti virus atau bakteri, yang akan mempengaruhi hasil pemeriksaan feses. Selain itu, jika patogen sudah ada di dalam tinja, menyimpan tinja terlalu lama dapat menyebabkan inaktivasi patogen, yang juga dapat mempengaruhi hasil tes. Jika sudah lebih dari 2 jam sejak sampel tinja diambil, penting untuk keakuratan hasil tes untuk mengambil sampel tinja yang baru dan diuji tepat waktu.