Anak-anak dengan masalah pencernaan selalu mengalami sakit perut, yang mungkin disebabkan oleh faktor fisiologis seperti makan cabai, atau mungkin disebabkan oleh faktor patologis seperti tukak lambung, sindrom iritasi usus besar, dll., yang dapat diredakan dan diobati dengan pengaturan pola makan, kompres panas perut atau pijat serta obat-obatan oral. 1. Alasan fisiologis: anak-anak yang makan berlebihan, makan cabai, lada, ayam goreng, sandung lamur, es krim, kopi, dan makanan pedas dan merangsang lainnya, makanan dingin dan berminyak, akan menyebabkan rangsangan pada saluran cerna, sehingga menimbulkan sakit perut, mual dan gejala lainnya. Penyesuaian pola makan dapat dilakukan melalui diet ringan, tetapi juga melalui pijat perut lokal, kompres panas, dan fisioterapi lainnya untuk meredakannya. 2. Faktor patologis: (1) tukak lambung: Infeksi Helicobacter pylori, sekresi asam lambung yang berlebihan, dan faktor lainnya dapat menyebabkan lesi ulseratif pada mukosa lambung dan usus dua belas jari, yang dapat menyebabkan sakit perut, diare, refluks asam lambung, dan gejala lainnya. Omeprazole, klaritromisin, amoksisilin, bismut kalium sitrat, dan obat lain dapat dipilih untuk terapi empat kali lipat untuk pengobatan. (2) Sindrom Iritasi Usus Besar: Sindrom ini merupakan sindrom klinis tanpa lesi organik dan hanya disertai disfungsi usus, yang dapat bermanifestasi sebagai diare, konstipasi, sakit perut, dan gejala lainnya. Terapi fisik seperti kompres panas perut dapat dipilih, dan agen mikroekologi usus seperti Bacillus subtilis dan Lactobacillus lactis juga dapat digunakan untuk mengatur keseimbangan flora usus, sehingga memperbaiki gejala seperti sakit perut dan diare. Sakit perut lama yang tidak enak pada pencernaan anak-anak, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memperjelas diagnosis, untuk pengobatan yang tepat sasaran. Obat-obatan di atas perlu digunakan sesuai dengan saran medis.