Gejala kolitis ulserativa bervariasi, terutama meliputi diare berulang, lendir, nanah dan tinja berdarah, sakit perut dan manifestasi lainnya.
1. Diare berulang: pasien dengan kolitis ulserativa dapat membedakan tingkat keparahan kolitis ulserativa berdasarkan jumlah diare, kurang dari 4 kali untuk yang ringan, 4~10 kali untuk yang sedang, 10~20 kali untuk yang berat, dan akan disertai dengan rasa mendesak dan perasaan tidak bersih.
2. Lendir, nanah dan tinja darah: tinja pasien kolitis ulserativa sebagian besar berbentuk seperti pasta, dan dapat disertai dengan lendir, nanah dan tinja darah, yang merupakan ciri khas kolitis ulserativa.
3. Nyeri perut: pasien dengan kolitis ulserativa sering disertai dengan gejala perut bagian kiri bawah atau nyeri perut bagian bawah, nyeri ringan pada pasien dengan penyakit ringan, sedangkan pasien dengan penyakit berat akan menyebabkan nyeri perut parah yang menetap.
Pasien dengan kolitis ulserativa juga dapat menderita mual, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, anemia, sembelit, dll. Disarankan agar pasien segera mencari perhatian medis untuk mendapatkan diagnosis yang pasti.