Mengapa anak-anak begitu sulit dibesarkan akhir-akhir ini dan apa yang perlu dilakukan oleh para ibu?

Dulu saya berpikir bahwa uang akan menyelesaikan semua masalah saya, tetapi setelah menjadi seorang ibu, saya menyadari bahwa uang itu terbatas dan kita tidak bisa membelikan anak-anak kita makanan yang enak, tidak mudah sakit, atau memiliki kepribadian yang baik. Dulu kami berpikir bahwa jika kami memberikan nutrisi terbaik kepada anak-anak kami, kami akan dapat membuat mereka tumbuh dengan sehat, tetapi kami tidak tahu bahwa ini akan menjadi masalah, dan bahwa kami akan mengalami lebih banyak masalah dalam memberi makan anak-anak kami, dan bahwa kami tidak akan tahu bagaimana cara membesarkan mereka. Banyak orang bertanya-tanya mengapa sekarang ini sepuluh kali lebih sulit untuk membesarkan seorang anak dibandingkan dua puluh tahun yang lalu, ketika dulu satu orang dapat membesarkan beberapa anak, tetapi sekarang beberapa orang tidak dapat membesarkan seorang anak. Saat ini, ada banyak sekali barang material dan perawatan medis yang canggih, tetapi para ibu saat ini menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam membesarkan anak-anak mereka karena kita berada di era yang berorientasi pada pasar. Dalam dunia komersial, para ibu harus memiliki segala macam keterampilan untuk membesarkan anak dengan baik, jika tidak, mereka akan dengan mudah tertipu oleh hype komersial, seperti mengonsumsi lebih banyak probiotik, makan lebih banyak buah, dan sebagainya. Dalam menghadapi kenyataan pahit seperti itu, para ibu tidak bisa diam saja dan tidak bisa menyerah dalam upaya mereka karena mereka adalah guru pertama, dokter pertama, orang kepercayaan pertama dalam kehidupan anak-anak mereka, pemimpin anak-anak mereka, dan garis start bagi anak-anak mereka. Bayangkan saja, ketika anak sakit, jika ibu dapat menghadapinya dengan pikiran yang bahagia dan tenang, anak akan melihat dari tubuh ibu untuk menghadapi frustrasi dan kesulitan keberanian, yang akan menjadi kekayaan hidupnya, karena setiap orang perlu mengalami kegagalan, rasa sakit dan frustrasi dalam hidupnya, bagaimana menghadapi kesulitan dengan sikap positif adalah kursus wajib bagi kehidupan anak, dan ibu adalah guru terbaik. Ketika seorang anak sakit dan ibunya cemas dan cemas, bahkan dengan senyuman di wajahnya, anak itu pada dasarnya adalah psikis dan dapat merasakan bahwa dia penuh dengan energi negatif, dan dia kehilangan kesempatan terbaik untuk belajar menghadapi kesulitan. Belum lagi fakta bahwa banyak ibu, karena cemas, secara membabi buta memberikan suntikan dan antibiotik kepada anak-anak mereka, yang mengakibatkan kesehatan yang buruk dan konsekuensi lainnya. Para ibu yang terkasih, semoga kita semua memulai jalur pembelajaran diri. Ketika kita memahami karakteristik fisiologis anak-anak kita, ketika kita tahu bagaimana merawat mereka ketika mereka sakit flu, ketika kita tahu bagaimana memberi mereka makan dengan benar setiap hari, kesehatan anak-anak kita akan berada di bawah kendali kita dan kita secara alami akan merasa nyaman dan optimis tentang hal itu. Seorang ibu yang baik yang terus belajar dan bertumbuh akan menjadi orang yang paling penting dalam kehidupan anaknya! Pertumbuhan fisik dan mental seorang anak tidak dapat menunggu, dan jika seorang ibu belajar sedikit, anaknya akan membuat langkah besar ke depan!