Metode penurunan berat badan pascapersalinan meliputi: a. Penyesuaian pola makan yang wajar, pola makan pascapersalinan dengan kelancaran pelangsingan tubuh, memiliki peran yang sangat penting. Untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup bagi si kecil dan ibu baru, diet harus kaya akan protein, vitamin dan mineral, seperti ikan, daging tanpa lemak, telur dan susu, buah-buahan dan sayuran. Ibu baru harus mencoba mengonsumsi minyak nabati tak jenuh, semakin sedikit minyak semakin baik. Saus salad dan selai kacang, yang tinggi lemak, adalah makanan yang menggemukkan dan ibu baru disarankan untuk mengonsumsinya secukupnya. Ibu baru harus mengonsumsi produk susu dalam jumlah sedang, tetapi harus berhati-hati untuk menggunakan susu rendah lemak atau susu skim sebanyak mungkin, dan bukan susu kental manis atau susu berperisa. Makanan penutup dan makanan ringan, untuk ibu baru yang ingin menurunkan berat badan, juga tidak terlalu cocok, terutama kue dan cokelat yang mengandung kalori tinggi dan harus dikontrol dalam jumlah sedang. Hari kedua setelah melahirkan, ibu baru dapat bangun dari tempat tidur dan berjalan, sementara ibu baru dengan lebih banyak kehilangan darah, tekanan darah rendah dan operasi caesar harus bangun dari tempat tidur dan berjalan pada hari ketiga. Para ahli mengatakan bahwa olahraga yang tepat setelah melahirkan dapat memberikan efek yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Namun, prinsip-prinsip berikut harus diikuti: pertama, hindari olahraga berat. Kedua, pilihlah olahraga dengan intensitas ringan dan sedang, seperti jogging, jalan cepat, berenang, bersepeda, dan sebagainya. Jangan terburu-buru dan hindari mentalitas malas dan tidak ada gunanya.