Pasien dengan batu ginjal dapat minum air hangat atau air putih dingin dengan tepat, yang dapat mendorong keluarnya batu. Cara ini hanya dapat berperan sebagai pengobatan tambahan, dan tidak dapat menggantikan tindakan medis lainnya seperti obat-obatan atau operasi. Untuk pasien dengan batu ginjal, mereka harus meningkatkan jumlah air yang mereka minum, dan biasanya minum 2.000 hingga 3.000 ml air dingin atau hangat setiap hari, yang dapat mengencerkan air seni dan mendorong keluarnya batu-batu kecil. Pada malam hari ketika Anda pergi tidur, Anda juga harus minum 500 ml air, dan setelah Anda bangun untuk buang air kecil saat tidur, Anda harus minum 200 ml air lagi, yang dapat membersihkan batu, mengencerkan air seni, dan mengubah pH air seni. Perlu dicatat bahwa meningkatkan asupan air hanya merupakan tindakan terapeutik tambahan dalam pengobatan batu ginjal. Untuk pasien dengan kondisi serius, mereka harus melakukan pemeriksaan medis sedini mungkin untuk mengklarifikasi kondisi mereka dan mengonsumsi obat-obatan seperti natrium hidrogen kalium sitrat dan tamsulosin untuk pengobatan di bawah bimbingan dokter. Bagi mereka yang tidak efektif dengan pengobatan konservatif, litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal dan litotripsi ureteroskopi dapat dipertimbangkan untuk pengobatan. Kesimpulannya, pasien dengan batu ginjal harus mencari perawatan medis tepat waktu.