Kuku menjadi keras, bisa jadi merupakan fenomena fisiologis yang normal, bisa juga disebabkan oleh infeksi jamur.
1. Fenomena fisiologis: Jika pasien hanya menunjukkan bahwa kuku menjadi keras, tidak disertai dengan reaksi abnormal lainnya, dan permukaan kuku mengkilap, berwarna daging atau merah muda terang, tanpa gejala seperti kuku terbelah dan melapisi, itu mungkin merupakan fenomena fisiologis yang normal.
2. Infeksi jamur: Jika kuku terinfeksi oleh jamur, maka akan menyebabkan serangkaian perubahan pada kuku. Kuku akan menjadi lebih tebal dan keras, dan pada kasus yang parah, seluruh kuku akan menjadi kering, rapuh, berlapis-lapis, patah, dan terpisah dari daging kuku, dll. Selain itu, warna kuku juga akan berubah, dan bisa menjadi kuning, abu-abu kekuningan atau putih keabu-abuan.
Selain itu, pengerasan kuku juga dapat dikaitkan dengan penyakit tiroid dan pernapasan. Jika ada perubahan abnormal yang jelas pada kuku, disarankan agar pasien memperhatikan observasi rutin dan pergi ke departemen terkait di rumah sakit tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebabnya.