Masa bayi dan anak usia dini adalah periode yang paling penting dan paling cepat berkembang dalam kehidupan seseorang. Memanfaatkan periode emas ini untuk melakukan aktivitas renang bermanfaat bagi perkembangan fisik dan mental anak. Manfaat 1: Membuat anak Anda lebih cerdas Berenang dapat secara efektif mendorong perkembangan otak dan sistem saraf anak-anak, merangsang potensi mereka dan meletakkan dasar yang baik untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan intelektual mereka. Karena gerakan bayi dan balita relatif kompleks, dan rangkaian gerakan kompleks ini dilakukan di bawah kendali otak, latihan berenang dapat meningkatkan fungsi otak balita, yang dapat meningkatkan daya tanggap otak terhadap lingkungan eksternal dan perkembangan intelektual. Manfaat 2: Menstabilkan emosi anak-anak Ketika berenang, efek pijatan air akan menenangkan tubuh dan pikiran anak-anak, sehingga mereka akan merasa nyaman dan rileks, serta dapat menghilangkan rasa kesepian, kecemasan, ketakutan dan emosi lainnya. Karena berenang menuntut fisik, anak-anak lebih stabil dan tidur lebih nyenyak setelah berenang. Selain itu, berenang membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan tidur yang teratur. Selain itu, hal ini membantu mengembangkan kepribadian yang ceria dan hidup pada anak-anak. Manfaat 3: Jantung yang lebih kuat Karena daya apung air, ombak, dan tekanan air pada kulit anak, pembuluh darah perifer dipijat, sehingga jantung anak dapat berolahraga dengan baik. Berenang meningkatkan konsumsi oksigen otot-otot di seluruh tubuh, dan tekanan air pada pembuluh darah perifer secara efektif meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki fungsi jantung anak-anak. Telah diukur bahwa denyut jantung bayi dan balita yang bisa berenang umumnya 6-8 denyut lebih rendah daripada mereka yang tidak bisa berenang. Manfaat 4: Meningkatkan kapasitas paru-paru anak-anak Ketika berenang, tekanan air pada toraks membuat kapasitas paru-paru meningkat, yang memiliki efek yang baik pada perkembangan toraks anak-anak. Berenang adalah cara yang aman dan alami bagi anak-anak untuk berolahraga, dan setelah jangka waktu tertentu, mereka akan menemukan bahwa perkembangan dada dan kapasitas paru-paru mereka meningkat secara signifikan lebih baik daripada bayi pada usia yang sama. Manfaat 5: Balita tumbuh lebih tinggi Berenang untuk bayi dan balita dapat secara efektif merangsang perkembangan tulang, persendian, ligamen, dan otot mereka, mendorong pertumbuhan tinggi badan mereka dan membuat mereka lebih bugar dan kuat. Berenang adalah latihan seluruh tubuh, dan anak-anak dapat menggerakkan anggota tubuh mereka dengan bebas di dalam air, yang kondusif bagi pengembangan fleksibilitas dan kelenturan sistem kerangka. Selain itu, berenang adalah kesempatan yang baik untuk memperbaiki postur tubuh yang buruk karena berbagai alasan, karena tubuh horizontal di dalam air dan persendian tungkai serta tulang belakang tidak terkena benturan langsung dari tanah selama gerakan. Manfaat 6: Bantuan pencernaan Berenang meningkatkan jumlah latihan dan aktivitas fisik anak kecil, dan meningkatkan gerak peristaltik lambung dan usus, yang meningkatkan nafsu makan anak kecil dan memperkuat penyerapan nutrisi, sehingga berat badan anak kecil meningkat. Pada saat yang sama, untuk mengimbangi energi yang dikonsumsi di dalam air, tingkat hormon pertumbuhan dalam tubuh anak meningkat, dan sistem pencernaan akan berinisiatif untuk memperkuat fungsi pencernaan dan penyerapan untuk menyerap nutrisi dalam jumlah besar, dan tingkat pertumbuhan anak akan dipercepat. Manfaat 7: Meningkatkan daya tahan Perendaman dalam air menghilangkan panas dengan cepat dan menghabiskan banyak energi. Untuk mengisi kembali panas yang dipancarkan oleh tubuh sesegera mungkin, untuk kebutuhan keseimbangan panas dan dingin, sistem saraf akan merespons dengan cepat, sehingga metabolisme tubuh dipercepat, meningkatkan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan dunia luar dan menahan dingin. Perenang reguler lebih kecil kemungkinannya terkena flu karena termoregulasi yang lebih baik, dan juga dapat meningkatkan fungsi endokrin tubuh, yang meningkatkan fungsi kelenjar pituitari, sehingga meningkatkan ketahanan terhadap penyakit dan kekebalan tubuh.